Monday, November 29, 2010

[F2] 8.4 - Penulisan kreatif [puisi+novel+cerpen]

- guru, penulis, wartawan

* sblm WW2: semangat kebangsaan
-cintakan negara+bangsa
-rebut peluang ekonomi
- pertahankan maruah bangsa

* tokoh2
- Abdul Rahim Kajai
- Ishak Hj Muhammad
- Shamsuddin Salleh

[F2] 8.3 - Perjuangan melalui mata pena [akhbar + majalah]

* akhbar + majalah
i) Melayu
- Warta Malaya [Dato' Onn Jaafar]
- Majlis [Abdul Rahim Kajai]
- Utusan Melayu [Abdul Rahim Kajai]

ii) Cina
- Lat Pau
- Nanyang Siang Pau
- Sin Chew Jit Poh
- Modern Daily

iii) India
- Ulaga Nesan
- Tamil Nesan
- Tamil Nesan

iv) Jawi Peranakan
- Jawi Peranakan
- Sekolah Melayu
- Taman Pengetahuan
- Tanjung Penagri

v) Cina Peranakan
- Surat Khabar Peranakan
- Bintang Timur
- Khabar Uchapan Baru
- Bintang Peranakan

Thursday, November 25, 2010

[F2] 8.2 - kewujudan gololongan intelektual

Golongan intelektual

* pendidikan Melayu [MPSI]
- tokoh
i) Harun Aminurrashid
ii) Abdul Hadi Hassan
iii) Ibrahim Haji Yaacob

* pendidikan Inggeris: gunakan [peluang dlm pentadbiran +perundangan] utk berjuang
- tokoh
i) Raja Chulan
ii) Mohammad Eunos Abdullah
iii) Dato' Onn Jaafar

[F2] 8.1 - Perkembangan Negara Luar Memberi Inspirasi Perjuangan

* luar negara --> bg inspirasi

1- Turki [Pan Islam]
- ttg penjajahan Barat + satukan Islam

2- Mesir [Gerakan Islah]: Sayid Jamaluddin al-Afghani dan Syeikh Muhammad Abduh
- kembali kpd ajaran Islam yg sebenar + satukan Islam ttg penjajahan Barat

3- Jepun [Perang Rusia-Jepun]
- kalahkan kuasa Eropah

4- China [Revolusi China]: Dr. Sun Yat Sen
- tumbangkan k'jaan Manchu

5- Filipina [Liga Filipina]: Jose Rizal
- ttg penjajahan Sepanyol

6- India [Kesedaran Kebangsaan]: Mahatma Gandhi
- bebaskan India drpd British

7- Indonesia [Parti Nasional Indonesia]: Soekarno
- bebaskan Indonesia drpd Belanda

** [pelajar @ Universiti Al-Azhar] --> mulakan Gerakan Islah di TM
- Syeikh Muhammad Tahir bin Jalaluddin
- Haji Abbas bin Muhammad Taha
- Syed Syeikh Ahmad al-Hadi

mereka adalah "Kaum Muda"
idea disebarkan melalui
i) majalah
- Al-Imam
- Neracha
- Al-Ikhwan
- Pengasuh
- Saudara

ii) madrasah
- Madrasah al-Masyhur al- Islamiah
- Madrasah al-Diniah Kg Lalalng
- Madrasah Il-Ihya Assyariff

..tetapi
Kaum Muda ditentang oleh Kaum Tua

** Kaum Tua
- akhbar : Suara Benar dan Lidah Benar

Wednesday, August 25, 2010

[F2] 7.11 - Haji Abdul Rahman Limbong

* Haji Abdul Rahman Limbong
- sebab kerap ke Limbong [ajar agama]
--> berjuang [bela nasib] petani yg ditindas; "Kebangkitan Tani"

1. Faktor "Kebangkitan Tani"
a) Undang2 Kawalan Binatang Buas [1823]
- penduduk dilarang buru binatang liar
--> kalo ingkar [denda 500 dolar + senapang dirampas]

b) Peraturan Tanah Baru [1924]
- wajib daftar tanah [2.50 ringgit/ seorang]

c) Peraturan tanah baru [1921]
- nk tanam kena dpt pas kebenaran [50 sen]
- kena ada pas kebenaran --> tebang pokok, kutip hasil hutan

d) pengaruh pemimpin agama [anti British]
- Haji Abdul Rahman Limbong: tanah hak Allah + tak payah byr cukai kt k'jaan
- Haji Musa Abdul Ghani: peraturan British bertentangan dgn syariah Islam

2. Kebangkitan Tani [1922-1928]
a) 1922
- petani : bersihkan tanah [x ambil pas]
--> British: tangkap+dakwa
--> Limbong [peguam]; "tanah hak Allah" -->> bebas!!

b) 1925 [sebab dpt tahu British nk bg konsesi tanah kpd saudagar Cina]
- petani: bersihkan tanah milik Tengku Nik Maimunah + tanah k'jaan
--> British: desak Sultan Sulaiman hukum Limbong
--> Limbong : jelas kt sultan "British menindas rakyat"

c) 1928 [British nk ambil tindakan undang2 terhadap petani yg enggan bayar cukai]
- petani : berhimpun + isytihar perang terhadap British + duduki balai polis + bangunan k'jaan + kibar bendera merah
--> British :minta bantuan tentera NNMB
--> Limbong- dihukum buang negeri ke Makkah

Tuesday, August 24, 2010

[F2] 7.10 - Tok Janggut

* Tok Janggut
- Haji Mat Hassan bin Munas

1. Faktor penentangan
a) peraturan tanah
- Tok Janggut menentang peraturan cukai 1915
--> petani wajib bayar cukai tanah

b) cukai [beban]
- cukai pokok kelapa [ 3 sen sepokok]
- cukai pokok pinang [ 1 sen sepokok]
- sirih [ 5 sen sejunjung]
- kerbau. lembu [ 20 sen seekor]

c) anti -British
- Turki Uthmaniyyah seru umat Islam jihad menentang penjajah Barat

d) nk bayar cukai [susah]
- pejabat bayaran cukai jauh di bandar
--> kalo gagal bayar : ditangkap + didenda

2. Penentangan Tok Janggut
a) Encik Abdul Latif [Peg. Daerah Pasir Puteh] --> hantar Sarjan Che Wan
- tangkap Tok Janggut [x bayar cukai]
- gaduh2...Tok Janggut tikam Sarjan Che Wan

b) serang Pasir Puteh
- Tok Janggut, Engku Besar Jeram, Penghulu Adam + Che Sahak Merbol
--> takluk Pasir Putih [ 3hari]
--> isytihar Pasir Putih [ bebas British]
- Raja Pasir Putih : Ungku Besar Jeram [ Tuan Ahmad]
- Perdana Menteri: Tok Janggut

** British
- WANTED "Tok Janggut" [500 dolar]
- bakar rumah Tok Janggut+ pengikut [sebab taknak menyerah diri]
--> maka...Tok Janggut serang Pasir Puteh

- British serang [kubu] Tok Janggut di Kg Dalam Pupuh
--> Tok Janggut terkorban

[F2] 7.9 - Antanom

* Antanom
- ketua kaum Murut
- nama betul : Ontoros anak lelaki Antanom

1. Faktor penentangan
a) SBUB: tak bg buka tanah baru

b) cukai [beban]
- cukai kepala [1 dolar/ setiap org]
- cukai tanaman pindah [50 sen/ setiap ekar]
- cukai sebatang pokok kelapa [ 25 sen]
- cukai tangkap ikan besar
- bela anjing [1 dolar / setiap ekor]

c) Org Murut jd buruh paksa
- utk bina jalan [pedalaman]
- pasang kawat telegraf [Tenom-Rundum]

d) zalim kt family
- suami dan isteri [tinggal asing2]
- setiap kali nk jumpa [1 dolar]
- kalo ade 2 org anak; SBUB ambil 1 --> jd buruh paksa

e) SBUB: ceroboh kaw. hutan --> bina jalan
- Org Murut : bantah [ganggu roh nenek moyang]

2. Penentangan Antanom
a) Feb 1915
- serang Pensiangan + bakar bangunan

b) Mac 1915
- serang Rundum --> pejabat pentadbiran SBUB [musnah]
--> menaikkan semangat [Murut]

c) bina kubu pertahanan di Sungai Selangit
- SBUB: serang kubu Antanom
--> Antanom + 400 org Murut [terkorban]; " Kebangkitan Rundum"

...SBUB menghukum pengikut Antanom
i) dibuang daerah --> Kudat
ii) jd buruh paksa
iii) bersumpah taat setia
--> org Murut: protes---> pindah ke pedalaman Kalimantan